Brebes – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes menggelar kegiatan Persiapan Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online sebagai langkah meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan. Kegiatan yang diikuti oleh Penanggung Jawab (PJ) Cluster 1 Puskesmas se-Kabupaten Brebes ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Kamis (2/7/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes sebagai bagian dari upaya mempersiapkan implementasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online melalui aplikasi skm.go.id. Persiapan tersebut dilakukan secara terencana dan terkoordinasi agar pelaksanaan survei dapat berjalan optimal sekaligus menjadi instrumen evaluasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, dalam sambutannya menegaskan bahwa esensi kepuasan masyarakat tidak hanya diukur melalui hasil survei, tetapi juga tercermin dari minimnya keluhan terhadap pelayanan yang diberikan.
“Bagi saya kepuasan masyarakat itu adalah ketika sudah tidak ada lagi keluhan dengan pelayanan kita. Masyarakat sudah merasa puas, tidak ada aduan. Di luar konteks survei, saya meminta teman-teman puskesmas dan kepala puskesmas agar terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal, tidak ada keluhan, dan semua berjalan sesuai SOP,” ujar dr. Heru.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Arlinda Rosmelani, M.H., menyampaikan bahwa puskesmas sebenarnya telah memiliki indikator yang menjadi tolok ukur mutu pelayanan melalui Indikator Nasional Mutu (INM).
“Di puskesmas sudah ada INM atau Indikator Nasional Mutu yang menjadi salah satu tolok ukur kepuasan masyarakat. Hal ini perlu terus diperkuat sehingga pelayanan yang diberikan semakin berkualitas dan sesuai dengan harapan masyarakat,” jelasnya.
Pada sesi materi, Suwarni, S.H., M.H., Analis SDM Aparatur Ahli Madya Bagian Organisasi Setda Kabupaten Brebes, menjelaskan bahwa pelaksanaan SKM Online juga menjadi bagian dari pemenuhan evaluasi pelayanan publik yang dilakukan pemerintah pusat.
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah memiliki tugas untuk memenuhi indikator dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
“Kita memiliki pekerjaan rumah dari Kementerian PANRB terkait PEKPPP. Oleh karena itu, pelaksanaan SKM Online menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik,” ungkap Suwarni.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pelaksanaan SKM Online, strategi optimalisasi pengisian survei melalui aplikasi skm.go.id, serta pentingnya pemanfaatan hasil survei sebagai bahan evaluasi berkelanjutan dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berharap seluruh puskesmas dapat mempersiapkan pelaksanaan SKM Online secara optimal sehingga hasil survei benar-benar mampu menggambarkan tingkat kepuasan masyarakat sekaligus menjadi dasar dalam melakukan perbaikan pelayanan secara berkesinambungan. Dengan demikian, pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat akan semakin prima, responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.