Koordinasi dan Evaluasi Bidang Kesehatan Tahun 2026, Dinkesda Brebes Perkuat Capaian Kinerja Triwulan III

BREBES – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes melaksanakan kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Bidang Kesehatan Tahun 2026 dalam rangka memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi capaian program dan kinerja bidang kesehatan hingga Triwulan III tahun 2026.

Kegiatan berlangsung pada Senin, 7 September 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Besar Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes. Kegiatan diikuti oleh para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes., dalam sambutannya menegaskan pentingnya koordinasi dan evaluasi sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program kesehatan berjalan sesuai target.

“Koordinasi dan evaluasi bidang kesehatan ini menjadi bagian penting untuk melihat capaian kinerja Triwulan III Tahun 2026, sekaligus menjadi bahan untuk melakukan perbaikan dan penguatan program ke depan,” ujar dr. Heru Padmonobo.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah materi strategis disampaikan oleh jajaran pejabat struktural Dinkesda Kabupaten Brebes. Pembahasan mencakup aspek kepegawaian, anggaran, pelayanan kesehatan, pengendalian penyakit, sumber daya manusia kesehatan, hingga pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Materi pertama disampaikan oleh dr. Arlinda Rosmelani, MH, selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes. Ia menyampaikan penjelasan mengenai perpanjangan PPPK paruh waktu Tahun 2026, serta evaluasi capaian anggaran Puskesmas Tahun 2026.

Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan sumber daya dan anggaran di tingkat Puskesmas dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, serta mendukung pencapaian target pelayanan kesehatan masyarakat.

Selanjutnya, dr. Dedy Iskandar Zulkarnaen, M.M. menyampaikan paparan mengenai capaian program Nakes Door to Door (NDTD) Tahun 2026 serta capaian program Speling (Dokter Spesialis Keliling) Tahun 2026.

Program NDTD dan Speling menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Melalui evaluasi capaian kedua program tersebut, Dinkesda Kabupaten Brebes dapat melihat perkembangan pelaksanaan pelayanan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperkuat.

Materi berikutnya disampaikan oleh drg. Adhi Pujo Astowo, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2P/P2PTM). Ia memaparkan kebijakan dan analisis situasi Program P2 HIV/AIDS Tahun 2026, indikator SPM Triwulan I, II, dan III Tahun 2026, serta capaian program Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Brebes Tahun 2026.

Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian penyakit, sekaligus mendorong peningkatan koordinasi antara Dinkesda dengan Puskesmas dalam mencapai target indikator pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Sri Nani Purwaningrum, SKM., M.Kes., selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, menyampaikan materi mengenai kredensialing Tahun 2026 dan perencanaan kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Tahun 2026.

Perencanaan kebutuhan SDMK menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan. Ketersediaan tenaga kesehatan yang sesuai kebutuhan dan kompetensi diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Materi terakhir disampaikan oleh Umiyati, SE., MM., selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkesda Kabupaten Brebes. Ia memaparkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 sebagai bagian dari evaluasi kinerja pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan koordinasi dan evaluasi ini, Dinkesda Kabupaten Brebes bersama seluruh Puskesmas diharapkan dapat memperkuat sinergi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta melakukan tindak lanjut terhadap berbagai capaian dan kendala yang ditemukan di lapangan.

Evaluasi Triwulan III juga menjadi momentum untuk memastikan target-target program kesehatan dapat terus dikejar hingga akhir tahun 2026. Dengan koordinasi yang solid antara Dinkesda dan Puskesmas, pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes diharapkan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top