BREBES – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes bersama Tim Cek Kesehatan Gratis (CKG) menggelar koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program CKG tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Besar Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, Jumat (11/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut diikuti oleh programmer dan Tim CKG Dinkesda Kabupaten Brebes sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi, mengevaluasi capaian pelaksanaan program, sekaligus menyusun langkah strategis untuk meningkatkan cakupan CKG di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes dr. Heru Padmonobo, M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antarprogrammer dalam pelaksanaan CKG.
“Kita harus saling berkolaborasi antar programer CKG agar capaian CKG tahun 2026 bisa tercapai,” ujar dr. Heru.
Menurutnya, keberhasilan program CKG membutuhkan keterlibatan dan koordinasi yang baik dari seluruh unsur pelaksana. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
Selanjutnya, dr. Ign Adhi Pujo Astowo, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), menyampaikan pembahasan terkait pelaksanaan CKG sebagai bagian dari agenda koordinasi dan evaluasi.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan paparan evaluasi hasil pelaksanaan CKG Tahun 2026 oleh Fatqiyatu Rohmah, SKM, MPH, dari Seksi Penanggulangan Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkesda Kabupaten Brebes. Paparan tersebut menjadi bahan untuk melihat perkembangan capaian program sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih membutuhkan penguatan.
Sementara itu, Sekretaris Dinkesda Kabupaten Brebes dr. Arlinda Rosmelani, MH, mendorong adanya pembagian kerja berdasarkan klaster agar proses pendampingan dan pemantauan dapat dilakukan secara lebih fokus.
“Kita harus dibagi per klaster biar kita lebih fokus ke puskesmas yang kurang capaian CKG,” ungkap dr. Arlinda.
Pembagian berdasarkan klaster diharapkan dapat memudahkan Tim CKG dalam melakukan pemetaan permasalahan, pendampingan, serta monitoring terhadap puskesmas yang capaian CKG-nya masih perlu ditingkatkan.
Penguatan strategi tersebut juga mendapat perhatian dari Sri Nani Purwaningrum, SKM, M.Kes. Ia menekankan pentingnya pembagian tugas yang lebih terperinci bagi masing-masing klaster.
“Jobdesk-nya perlu dirinci lagi untuk masing-masing klaster, agar masing-masing klaster bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” jelasnya.
Koordinasi dan evaluasi ini menjadi momentum bagi Tim CKG Dinkesda Kabupaten Brebes untuk menyatukan langkah dan memperkuat strategi pelaksanaan program. Tidak hanya mengejar capaian secara kuantitatif, penguatan koordinasi juga diperlukan agar pelaksanaan CKG dapat berjalan secara efektif dan menjangkau masyarakat secara lebih optimal.
Melalui kerja sama, pembagian klaster yang lebih terarah, serta kejelasan tugas masing-masing tim, Dinkesda Kabupaten Brebes berkomitmen terus mendorong peningkatan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.
Program CKG diharapkan mampu semakin memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan serta mendukung upaya deteksi dini faktor risiko dan masalah kesehatan, sehingga masyarakat Brebes dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Dengan kolaborasi yang kuat, evaluasi yang berkelanjutan, dan strategi yang lebih terarah, capaian CKG Kabupaten Brebes Tahun 2026 diharapkan dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.