BREBES – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes melalui bidang Kesehatan Lingkungan (Kesling) bersama PT Trisna Aufa Buana menggelar pertemuan evaluasi kinerja pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan LB3 sekaligus membahas berbagai hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Pertemuan dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.
Kegiatan diikuti oleh Tenaga Sanitarian Lingkungan (TSL) dan bendahara Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Kehadiran para pengelola di tingkat Puskesmas tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta memastikan pengelolaan LB3 di fasilitas pelayanan kesehatan berjalan secara tertib dan optimal.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar pertemuan evaluasi dapat menghasilkan solusi terhadap berbagai hal yang masih menjadi kendala dalam pengelolaan LB3.
“Semoga dalam pertemuan ini bisa mendapatkan solusinya dalam evaluasi pengelolaan LB3 dengan PT Trisna Aufa Buana,” ujar dr. Heru.
Menurutnya, evaluasi secara berkala penting dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan limbah di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan koordinasi yang baik antara Dinkesda, Puskesmas, dan pihak pengelola, berbagai kendala yang ditemukan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
Pengelolaan LB3 menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Limbah yang dihasilkan dari aktivitas fasilitas pelayanan kesehatan memerlukan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan risiko terhadap kesehatan masyarakat maupun lingkungan.
Melalui pertemuan tersebut, para peserta juga memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan LB3 selama periode tahun 2025/2026. Berbagai masukan dari tenaga sanitarian lingkungan dan bendahara Puskesmas menjadi bagian penting dalam proses evaluasi, terutama berkaitan dengan pelaksanaan di lapangan.
Kolaborasi dengan PT Trisna Aufa Buana diharapkan dapat mendukung peningkatan efektivitas pengelolaan LB3 di fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Brebes. Selain membahas capaian, evaluasi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengelolaan limbah.
Dinkesda Brebes terus mendorong agar pengelolaan lingkungan di fasilitas pelayanan kesehatan dilaksanakan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan komitmen untuk mewujudkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan adanya evaluasi kinerja pengelolaan LB3 tahun 2025/2026 ini, diharapkan dapat diperoleh langkah perbaikan dan tindak lanjut yang konkret sehingga pengelolaan LB3 di seluruh Puskesmas Kabupaten Brebes semakin tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dinkesda Brebes bersama seluruh Puskesmas terus bergerak mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.