Brebes, 21 Juli 2026 – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes melalui Bidang Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi menggelar kegiatan Evaluasi Program Remaja pada Selasa (21/7/2026) di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh para pengelola program remaja dari seluruh puskesmas se-Kabupaten Brebes.
Kegiatan evaluasi tersebut bertujuan untuk meninjau capaian program kesehatan remaja, khususnya remaja putri, serta memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan indikator kesehatan melalui aplikasi SiGiZIKESGA. Selain itu, evaluasi menjadi sarana untuk mengidentifikasi tantangan di lapangan dan menyusun langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi remaja.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, dalam sambutannya menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan remaja sebagai investasi masa depan bangsa. Menurutnya, remaja merupakan kelompok usia yang sangat potensial dan akan menjadi pemimpin di masa mendatang.
“Remaja, baik putra maupun putri, adalah aset yang sangat berharga. Mereka bukan hanya objek program, tetapi calon pemimpin masa depan yang harus kita siapkan sejak sekarang. Evaluasi ini bukan sekadar melihat angka capaian, tetapi bagaimana kita benar-benar memastikan kondisi kesehatan remaja kita terus meningkat, salah satunya melalui pemberian Tablet Tambah Darah dan berbagai intervensi kesehatan lainnya,” ujar dr. Heru.
Ia juga berharap kegiatan evaluasi dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan efektivitas program kesehatan remaja di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.
Pada sesi materi, narasumber pertama Umiyati, SE., MM, selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkesda Kabupaten Brebes, memaparkan hasil evaluasi capaian indikator kesehatan remaja putri tahun 2026. Dalam paparannya, ia menyampaikan perkembangan pelaksanaan program, capaian indikator yang telah diraih, serta sejumlah tantangan yang masih perlu mendapatkan perhatian bersama.
Menurut Umiyati, keberhasilan program kesehatan remaja memerlukan sinergi yang kuat antara puskesmas, sekolah, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar target indikator kesehatan remaja dapat tercapai secara optimal.
Sementara itu, narasumber kedua, dr. Ratih Rahayuningsih, M.K.M. dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan materi mengenai “Pencatatan dan Pelaporan Indikator Remaja Putri Melalui Aplikasi SiGiZIKESGA.” Dalam paparannya, dr. Ratih menjelaskan pentingnya kualitas data yang akurat dan tepat waktu sebagai dasar perencanaan, monitoring, dan evaluasi program kesehatan remaja.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan aplikasi SiGiZIKESGA menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pelaporan serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan evaluasi ini, Dinkesda Kabupaten Brebes berharap seluruh pengelola program remaja di puskesmas dapat meningkatkan pemahaman terkait pencatatan, pelaporan, serta implementasi program kesehatan remaja di wilayah kerja masing-masing. Dengan demikian, upaya peningkatan status kesehatan remaja, khususnya remaja putri, dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai permasalahan serta strategi peningkatan capaian program kesehatan remaja di Kabupaten Brebes. Evaluasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi muda Brebes yang sehat, produktif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.