Brebes, 17 Juli 2026 – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes melalui Sekretariat Dinkesda bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bidang Kesehatan, Ngisi Bareng (NGIBAR) Sensus Ekonomi 2026 pada Jumat (17/7/2026) di Aula Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Brebes.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh perwakilan dari 17 rumah sakit pemerintah dan swasta se-Kabupaten Brebes serta 38 Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas se-Kabupaten Brebes. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan pengisian Sensus Ekonomi 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Program dan Keuangan Dinkesda Kabupaten Brebes, Budi Listyani, S.KM, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih sudah hadir dalam acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bidang Kesehatan, Ngisi Bareng (NGIBAR) Sensus Ekonomi 2026. Nanti teman-teman dari BPS Brebes akan membantu dalam tata cara pengisian Sensus Ekonomi ini sehingga proses pengisian dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ujar Budi.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Brebes, Windy Prabowo Setyawan, S.Si., M.A., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah yang dilaksanakan secara nasional.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencakup pendaftaran dan pencacahan lengkap seluruh usaha yang bergerak di berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor kesehatan, guna menghasilkan data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
“Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis berskala nasional yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pelaku usaha, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, sangat diperlukan agar data yang dihasilkan berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan,” ungkap Windy.
Pada sesi pemaparan materi, Ilham dari BPS Kabupaten Brebes bertindak sebagai narasumber pertama yang menjelaskan secara rinci mengenai tata cara pengisian Sensus Ekonomi 2026. Materi yang disampaikan meliputi mekanisme pendataan, langkah-langkah pengisian formulir, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan agar data yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil masing-masing institusi.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung terkait kendala maupun pertanyaan yang mungkin dihadapi dalam proses pengisian data. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Brebes dapat memahami prosedur pengisian Sensus Ekonomi 2026 secara tepat dan mampu menyajikan data yang valid, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Rapat koordinasi ini menjadi bentuk sinergi antara Dinkesda Kabupaten Brebes dan BPS Kabupaten Brebes dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sekaligus memperkuat kualitas data sektor kesehatan sebagai bagian penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.